Di negara-negara berkembang seperti Indonesia,
prevalensi anak dengan kesulitan belajarnya diperkirakan lebih besar. Para ahli
mengemukakan bahwa penyebab kesulitan belajar itu kompleks dan luas. Secara
umum, penyebab kesulitan belajar antara lain ;
1. faktor
intelektual, yaitu inteligensi yang rendah dan terbatas,
2. faktor
kondisi fisik dan kesehatan, termasuk kondisi kelainan, seperti kurangnya gizi
pada ibu hamil, bayi dan anak, kerusakan susunan dan fungsi otak, dan penyakit persalinan,
3. faktor
sosial,seperti pengaruh teman bermain, pergaulan dan lingkungan sekitar,
4. faktor
keluarga, seperti keadaan keluarga yang tidak baik dan kurangnya dukungan
belajar dari orang tua.
Di
bawah ini penjabaran faktor-faktor kesulitan belajar yang dialami oleh peserta
didik













