Kegiatan belajar mengajar dikelas bukanlah hanya
sebuah kegiatan transfer ilmu semata, tapi lebih jauh lagi dalam hal penyiapan
dan pembentukan generasi yang lebih kompenten pada bidang yang pilihnya.
Tentunya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dikelas tidaklah semudah
dalam sinetron yang "tiba-tiba" menjadi pintar tanpa upaya maksimal
baik dari guru, siswa , sekolah dan aspek lainnya yang mempengaruhi pendidikan
itu sendiri. Dibutuhkan dukungan dari semua aspek yang menjadi faktor penentu
keberhasilan kegiatan belajar mengajar disekolah dan salah satunya adalah
tingkat kemampuan guru dalam menemukan dan melayani perbedaan individu siswa
yang mengalami kesulitan belajar.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 Oktober 2012
JENIS-JENIS KESULITAN BELAJAR
1. Kesulitan
Belajar Umum
Anak
berkesulitan belajar umum secara nyata mengalami kesulitan dalam tugas-tugas
akademik khusus maupun umum, baik disebabkan oleh adanya disfungsi neurologis,
proses psikologi dasar maupun sebab-sebab lain sehingga prestasi belajarnya
rendah dan anak tersebut berisiko tinggi tinggal kelas.
Anak
berkesulitan belajar tidak sama dengan anak tunagrahita. Anak berkesulitan
belajar umum biasanya ditandai dengan prestasi belajar yang rendah untuk hampir
semua mata pelajaran atau nilai rata-rata jauh di bawah rata-rata kelas
sehingga mempunyai risiko cukup tinggi untuk tinggal kelas. Kesulitan belajar
tersebut disebabkan karena IQ yang rendah. Pada umumnya nak yang mengalami
kesulitan belajar karena mempunyai inteligensi di bawah rata-rata yakni dengan
IQ antara 70-90. Mereka sulit untuk menangkap pelajarn dan umumnya bersekolah
di sekolah-sekolah umum.
FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR
Di negara-negara berkembang seperti Indonesia,
prevalensi anak dengan kesulitan belajarnya diperkirakan lebih besar. Para ahli
mengemukakan bahwa penyebab kesulitan belajar itu kompleks dan luas. Secara
umum, penyebab kesulitan belajar antara lain ;
1. faktor
intelektual, yaitu inteligensi yang rendah dan terbatas,
2. faktor
kondisi fisik dan kesehatan, termasuk kondisi kelainan, seperti kurangnya gizi
pada ibu hamil, bayi dan anak, kerusakan susunan dan fungsi otak, dan penyakit persalinan,
3. faktor
sosial,seperti pengaruh teman bermain, pergaulan dan lingkungan sekitar,
4. faktor
keluarga, seperti keadaan keluarga yang tidak baik dan kurangnya dukungan
belajar dari orang tua.
Di
bawah ini penjabaran faktor-faktor kesulitan belajar yang dialami oleh peserta
didik
Kesulitan Belajar
Pada umumnya “kesulitan” merupakan suatu kondisi
tertentu yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam kegiatan mencapai
suatu tujuan, sehingga memerlikan usaha yang lebih berat lagi untuk dapat
mengatasinya. “Kesulitan belajar” dapat diartikan sebagai suatu kondisi dalam
proses belajar yang ditandai oleh adanya hambatan-hambatan tertentu untuk
mencapai hasil belajar. Hambatan-hambatan tersebut dapat disadari dan tidak
disadari oleh siswa yang bersangkutan. Hambatan tersebut bisa bersifat
psikologis, sosiologis maupun fisiologis dalam keseluruhan proses belajar.
Faktor faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar
Belajar adalah suatu proses usaha
yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang
relatif menetap, baik yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati secara
langsung, yang terjadi sebagai suatu hasil latihan atau pengalaman dalam
interaksinya dengan lingkungan.
FAKTOR
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES DAN HASIL BELAJAR
Selasa, 02 Oktober 2012
Quiz Kepribadian
Elo tu pribadi
yg
kaya
gimana
sehhh...?
1. Kencan
yang sempurna
menurut
elo?
A) Candlelight dinner
[makan dengan lilin hehehe] (4 poin)
B) Bersenang-senang di taman bermain
(2
poin)
C) Menggambar di taman
(5 poin)
D) Nonton konser musik rock
(1
poin)
Game Kepribadian dan skala prioritas
Begini ceritanya
Pada suatu hari Kamu ditinggal di rumah bersama seorang adik (Misalnya loh,,,, jangan bilang
"Gw ga punya adik,, abaikan saja
)
Jadi kamu ditinggal berdua bersama adik,,,,,
trus
tiba2,
1. adik kamu nangis ,,, bersama dengan hal itu,,,
2. air yang di
rebus di dapur udah mendidih ....
3. trus telpon juga berdering ,,,
4. sedangkan bel pintu di depan bunyi
Dari 4 keadaaan tersebut,,, mana yang
akan kamu utamakan terlebih dahulu?
Cara Mengenal Sifat-sifat yang Menunjang Pengembangan Bakat
Sifat
yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi perkembangan bakat. Sifat seseorang
dapat di ketahui melalui jenis kegiatan dan hasil yang di capainya. Tiap orang
memiliki sifat yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Ada orang
yang cepat mendapatkan teman, ada pula yang tidak. Ada orang yang lebih suka
bekerja sendiri, ada pula orang yang senang bekerja kelompok.
Usaha
pengenalan bakat mula-mula terjadi pada bidang kerja, tetapi kemudian juga
dalam bidang pendidikan. Karena itu biasanya yang dilakukan dalam diagnosis
tentang bakat adalah membuat urutan (ranking) mengenai berbagai bakat pada
setiap individu. Prosedur yang biasanya ditempuh adalah :
Cara Mengembangkan Bakat
Bakat
akan menjadi kecakapan yang nyata jika dikembangkan melalui belajar. Proses
pengembangan bakat membutuhkan biaya, sarana, dan dorongan dari orang lain.
Anda dapat mengembangkan bakat dengan belajar dan melakukan kegiatan sesuai
dengan bakat yang anda miliki.
*Meskipun, sedikit semoga bermanfaat...
Tulisan Terkait Cara Mengenal Bakat, Cara Mengenal Sifat-sifat yang Menunjang Pengembangan Bakat
*Meskipun, sedikit semoga bermanfaat...
Tulisan Terkait Cara Mengenal Bakat, Cara Mengenal Sifat-sifat yang Menunjang Pengembangan Bakat
Cara Mengenal Bakat
Saat
lahir kita memiliki 100 milliar neuron. Tiga bulan atau 60 hari menjelang
kelahiran, neuron yang kita miliki itu sudah berkomunikasi stu sama lain.
Mereka bahkan membentuk jalinan yang di namakan dengan axon. Lalu, saat jalinan
terbentuk, sebuah sinapsis pun otomatis terbentuk. Di usia 3 tahun setiap 100
milliar neuron kita itu telah menciptakan jaringan sinapsis dengan neuron
inilah yang menjadi awal mula munculnya bakat. Tandanya anak terlihat aktif
luar biasa.
Meskipun
terdapat aspek bakat yang di bawa sejak lahir, kita juga punya kekuatan lain
untuk membentuk bakat apapun yang kita inginkan. Hanya saja, hal itu harus di
lakukan sejak balita hingga usia belasan tahun.
Beberapa
kegiatan dapat dilakukan untuk mengethui bakt yang dimiliki dengan melihat
nilai prestasi belajar, melalui raport, melihat kemampuan lain, dan dengan
melihat pengalaman pribadi anda.
Langganan:
Postingan (Atom)















